Asam Manis Pemetik Buah Di Australia

Posted on Updated on

img_10971
Perkebunan Raspberry

Kali ini saya ingin berbagi cerita mengenai petik buah raspberry di Australia.

Pekerjaan memetik buah di Australia terbilang mengguirkan.

Pendapatan memang tidak menentu, tapi masih menjanjikan walau buah terkadang tidak sedang pada musimnya, tapi tetap kembali lagi pada para pemetik, jika menginginkan penghasilan besar mereka harus cekatan dalam memetik dan mengemas buah.

Memang pekerjaan ini (memetik buah raspberry) terdengar mudah, hanya tinggal petik lalu mengemas saja, tetapi mereka harus bisa memilah mana buah yang bagus dan layak untuk dikemas dan mana yang tidak, serta menyingkat lama waktu eksekusi dalam keduanya. Hitungan upah memetik raspberry berdasarkan banyaknya punnet (kotak plastik kecil untuk takaran buah) yang di dapat, dan tiap punnet dihargai berbeda tiap harinya, kisaran antara $0.80 – $2.00. 

Jika buah sedang musimnya kemungkinan besar para pemetik (pemetik cepat) bisa mendapatkan 400 punnets / hari. Jika upah per punnet saat itu $ 1.20, bisa dilihat upah yang didapat sangatlah menggoda. Tapi hal itu tidak berlangsung tiap hari, karena semua itu tergantung musim buah, jika pohon tak berbuah banyak bisa dalam sehari hanya mendapatkan kurang dari 50 punnets.

Itulah mengapa pemetik buah di Australia menjadi incaran bagi para pengadu nasib dari berbagai negara. Lebih-lebih pekerjaan ini tak memerlukan keahlian, bahkan kemampuan berbahasa inggris pun tak perlu.

Karena itu tak heran jika dalam sehari perusahaan menerima tumbukan pelamar pekerjaan yang jumlahnya memusingkan.

Oleh sebab itu, perusahaanpun mulai mengetatkan peraturan bagi parà pemetik pada beberapa kriteria, seperti performa (kecepatan serta keadaan baris area yang dipetik, buah terpetik semua atau masih banyak yang tertinggal), tingkah laku, dan kebersihan para pemetik.

Dan beberapa hari lalu saya dan atasan saya mendapat mandat dari petinggi perusahaan untuk memangkas pemetik yang tidak memenuhi kriteria, minimal 10 orang.

Berpegang pada rapor/feedback ticket (pemetik pun memiliki rapor per 2 minggu) didapatilah 10 orang tersebut. Kemudian kami mengumumkan mereka-mereka yang tidak bisa lagi lanjut bergabung di perusahaan tempat mereka bekerja.

Pada proses pemutusan hubungan kerja ini, tidak serta merta gampang milih pemetik. Butuh ketegaan, menggunakan logika dan mengesampingkan perasaan. Karena dalam laporan harus disertakan layak atau tidak bagi mereka tuk direkomendasikan kembali. Dan beberapa dari mereka mendapat rapor merah alias tak layak.

Sampai keesokan hari kemudian istri dari pria yang terkena PHK mengutarakan kesedihannya kepada saya, minta bantuan rekomendasi kerja, apalagi tujuan mereka ke Australia tuk menyejahterakan keluarga di negara asal mereka.
Tapi saya bisa apa.

Itulah asam manis pemetik buah di Australia, mudah diraih tak susah pula direnggut.

Tapi tak mustahil pula bisa nyicil 3 apartments di kampung halaman

PS: Tidak semua perkebunan memiliki peraturan dan besar upah yang sama, tergantung dari perkebunan tempat bekerja dan buah yang di petik serta sistem kerja, yang saya ceritakan diatas ialah Perusahaan Perkebunan, bukan sekedar perkebunan milik perorangan, kontraktor dan pemetik.

3 thoughts on “Asam Manis Pemetik Buah Di Australia

    Pradiasa said:
    24 December 2017 at 6:47 pm

    Hallo mba salam kenal, saya rencana mau solo backpacker ke ausie di awal taun 2018, kalo jadi ini kunjungan saya yang ke 2.
    Boleh dong backpacker an sambil metik buah.
    Mohon petunjuknya mba…
    skarlitnight@gmail.com

    Like

      putrikapitan responded:
      27 December 2017 at 8:31 am

      boleh banget mbak, banyak kok backpacker yang sambil kerja petik buah, tapi lebih aman kalo dalam visanya memiliki ijin kerja.

      Like

    Frans Oko said:
    3 February 2018 at 2:32 pm

    Hi , mba Meilina salam kenal. Kebutulan lg nyari2 kerja pemetik buah di ausie pas ketemu blog mba. Setelah membaca artiketnya jd tertarik kelanjutan nya . Apakah saya bisa kerja/daftr melalui perusahaan tersebut ? Kalau bisa mohon petunjuknya.

    Terima kasih.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s