Wisata Alam Hutan Mangrove Surabaya

Posted on Updated on

Bisa dibilang sebagai warga Surabaya yang lahir dan tumbuh di kota pahlawan ini saya belum mengenal betul seluk beluk keindahan dan keistimewahan Kota Surabaya. Dan pada kesempatan ini saya ingin memaksimalkan waktu singgah saya selama 3 bulan untuk menelusuri kotanya arek-arek Suroboyo (kutoku rek).

Tujuan wisata kali ini ialah Hutan Mangrove Wonorejo Surabaya yang terletak di daerah Wonorejo, belakangnya Stikom.

Di sana pengunjung tidak hanya dapat melihat kerindangan hutan mangrove dengan berjalan kaki di sepanjang area mangrove tetapi juga bisa menikmatinya dengan menyusuri sungai. Pengelolah (Pemkot Surabaya) menyediakan sarana berupa perahu, sehingga para pengunjung bisa melihat secara jelas dari sepanjang perairan sungai. Untuk bisa menaiki perahu tersebut kita cukup membeli tiket seharga Rp. 25.000,- per orang, setelah kita membeli tiket, kita kemudian menuju dermaga tempat tunggu perahu. Saat menyusuri sungai, kita akan disajikan pemandangan hutan mangrove yang nampak luas dan panjang, si pemandu (kapten perahu) akan membawa kita sampai ke perbatasan laut. Tak jauh dari batas laut, sang kapten akan menepikan perahu di pos mangrove, di sana pengunjung dapat memilih, mau berkeliling atau langsung kembali ke dermaga awal, alangkah baiknya sih jika kita memilih untuk melihat dan menjelajah, kita sebaiknya sudah menyiapkan bekal berupa camilan dan minuman, karena saat saya kesana waktu itu, saya sama sekali tidak bawa sesuatu apapun yang bisa dimakan, jadinya saya kelaparan (maklum, saya mudah lapar). Tapi kalau memang tidak sempat membawa bekal dari rumah, tidak perlu kuatir karena banyak pedagang dan tempat makan di area dalam mangrove, hanya saja tidak di pos mangrove yang berada di perbatasan laut. Di pos mangrove terdapat banyak gazebo,dan batas waktu kembali ke dermaga utama ialah jam 15.30.

Selain ingin menelusuri Kota Surabaya, faktor lain yang membuat saya berkunjung ke hutan mangrove ini karena di sana memiliki spot-spot yang menawan dan sangat bersahabat sekali dengan kamera, sehingga tidaklah saya mubajirkan waktu dan menyia-nyiakan setiap spot bagus untuk dibidik oleh lensa.

Saran saya bagi yang mau berwisata ke Hutan Mangrove Wonorejo jangan lupa melindungi kulit kita dengan suncream, topi, kacamata gelap, bahkan payung. karena cuacanya cukup menyengat karena panas, tapi tetap mengasikan kok.

Setelah ini kemana lagi yahhh…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s