Mendaftar BPJS Kesehatan

Posted on Updated on

wp-1452076601283.jpeg

Hari ini saya baru saja selesai mengurus BPJS Kesehatan mandiri untuk saya sendiri. Ternyata ngurus BPJS itu tidak seruwet yang dibayangkan. Apalagi tempat pendaftaran BPJS Surabaya yang ada di Jalan Dharmahusada Indah no 2 bisa terbilang tertata rapi dan teratur. untuk pendaftaran saya pribadi lebih memilih daftar secara manual di kantor BPJS daripada secara online karena untuk saya daftar online lebih rumit, karena jika pendaftaran via online melalui website resmi BPJS Kesehatan (dapat diakses di http://www.bpjs-kesehatan.go.id) semua anggota keluarga yang ada di Kartu Keluarga harus didaftarkan juga, padahal yang saya butuhkan hanya mendaftar untuk diri saya sendiri, sebab orang tua saya sudah terdaftar secara otomatis dikarenakan seorang pensiunan TNI. Tetapi enaknya kalo daftar online, kita tidak perlu mengantri.


Cara daftar juga mudah, bagi pendaftar baru hanya cukup membawa Kartu Keluarga asli, KTP asli, pas foto 3×4, dan buku rekening tabungan kepemilikan pribadi, bank yang bekerja sama dengan BPJS yaitu Bank Mandiri, BNI, BTN dan BRI, formulir pendaftaran bisa langsung minta di satpam atau layanan informasi, setelah formulir di isi anda mengantri untuk mendapatkan kartu antrian, tenang walaupun antrian panjang, tapi lumayan cepat kok prosesnya jadi tidak sampai menunggu terlalu lama, tapi kalo mau tidak antri ya datang lebih awal.

Enaknya ngurus BPJS langsung di kantor, jika kita mengalami kebingungan memilih faskes (Fasilitas Kesehatan) mana yang menjadi tempat kita berobat, kita bisa tanya langsung kepada petugas dan mereka dengan senang hati memberi pengarahan dan daftar-daftar faskes beserta alamat faskes-faskes tersebut. Fasilitas Kesehatan yang disediakan yaitu klinik, puskesmas, dan dokter keluarga. Setelah pendaftaran selesai kita akan mendapat nomor virtual account, kemudian kita membayar iuran dinomer virtual account yang diberikan sesuai dengan kelas yang kita pilih, untuk kelas I sebesar Rp. 59.500, kelas II Rp. 42.500, kelas III Rp. 25.500, iuran tersebut bisa dibayar melalui atm atau ke bank. Setelah itu kembali lagi 2 minggu kemudian untuk pencetakan kartu dengan membawa Kartu Keluarga asli, KTP asli, bukti pembayaran, dan nomor virtual account. Setelah semua dokumen tersebut diserahkan dan dicek oleh petugas, maka kartu BPJS pun siap mengisi dompet kita.  Simple kan.

Tapi sayang, saat giliran saya stok kartu habis, jadinya di ganti dengan e-ID untuk sementara. Tapi tak masalah yang penting fungsinya sama. Setelah ini saya ingin mencoba mengguakan BPJS saya, mau tambal gigi.

Jadi sudahkan anda mendaftar BPJS?

wp-1452076255711.jpeg
Nomor Virtual Account
wp-1452079427733.jpeg
e-ID

 

 

One thought on “Mendaftar BPJS Kesehatan

    Wahyu Alam said:
    6 January 2016 at 6:05 pm

    BPJS itu penting. Di Taiwan juga ada, namanya NHI: National Health Insurance. Kurang lebih sama persis sistem dan programnya. Website bisa menjadi cara agar memudahkan masyarakat: ngga pakai antri. haha

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s